Mahasiswa Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University Ikuti Uji Kompetensi Public Speaking BNSP

oleh

JAKARTA – Sebanyak 23 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Tanri Abeng University (TAU) mengikuti uji kompetensi Public Speaking dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di kampus TAU, Jakarta, ini merupakan hasil kerja sama antara LSP Pembicara Kompeten dengan Fakultas Manajemen dan Kepemimpinan TAU.

Uji kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus memberikan pengakuan atas keterampilan yang dimiliki melalui sertifikasi profesi.

Proses asesmen dilaksanakan oleh tiga asesor dari LSP Pembicara Kompeten, yakni Meries Muhammad, Ronny Francis, dan Abid Ibnu Husen. Para peserta dinilai berdasarkan standar kompetensi nasional yang berlaku untuk bidang public speaking.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi TAU, Irwan Setyawan, mengatakan sertifikasi kompetensi menjadi salah satu strategi kampus dalam meningkatkan daya saing lulusan di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Di era sekarang, mahasiswa membutuhkan kemampuan lebih untuk bersaing di pasar kerja. Karena itu, kami mempersiapkan mahasiswa agar siap terjun ke dunia profesional melalui sertifikasi BNSP ini, sejalan dengan motto Tanri Abeng University, Career Ready Professional,” ujar Irwan.

Menurutnya, penguasaan kemampuan berbicara di depan publik tidak hanya dibutuhkan oleh calon praktisi komunikasi, tetapi juga menjadi keterampilan penting di berbagai bidang profesi.

Sementara itu, Ketua LSP Pembicara Kompeten, Meries Muhammad, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi memiliki nilai strategis bagi mahasiswa sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Sertifikasi kompetensi ini menjadi bukti resmi bahwa seseorang memiliki keterampilan yang telah diakui oleh negara dan industri. Selain meningkatkan daya saing lulusan, sertifikasi juga membantu mempercepat transisi mahasiswa dari dunia kampus menuju dunia profesional,” katanya.

Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, TAU berharap para lulusannya tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga kompetensi yang terstandar secara nasional, sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan industri dan tantangan dunia kerja yang terus berkembang. (esf)