FAJARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dilaksanakan pada 6-9 Februari, tercatat 35 rangkaian acara HPN 2026 yang digelar di Provinsi Banten. Salah satu rangkaian kegiatannya adalah “Seminar Sport Tourism” di Ballroom Hotel Le Dian yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten dengan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten Agus Rasyid menjadi salah satu narasumber. Selain Agus Rasyid, seminar Sport Tourism ini menghadirkan sejumlah narasumber lainnya, yakni Asisten Deputi Strategis Event Kementerian Pariwisata RI Fransiskus Handoko, Asisten Deputi Promosi dan Kemitraan Global Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga RI Yayan Rubaeni, Kepala Dinas Pariwisata Banten Eli Susanti, Ketua Indonesia Adventure Travel Trade Association (IATTA) Amalia Yunita. Seminar dipandu oleh Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Pusat, Aat Surya Safaat.
Sebelum memaparkan, Ketua KONI Banten Agus Rasyid memutarkan video perjuangan atlet-atlet Banten yang berprestasi dikancah internasional dan menampilkan fasilitas-fasilitas olahraga yang ada di Provinsi Banten sebagai bentuk kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXIII 2032.
Dalam dunia sport tourism, Agus Rasyid merupakan pengelola wisata arung jeram di sungai Ciberang, Kabupaten Lebak. “Alhamdulillah saya sudah berkecimpung dan telah mengelola wisata arung jeram sungai Ciberang, Lebak. Saya sebagai pengelola menerapkan zero accident (nol kecelakaan-red),” ungkapnya.
Selain sebagai pelaku sport tourism, Agus Rasyid juga giat melestarikan golok sebagai warisan budaya Banten. Ia juga menulis buku yang berjudul “Golok Banten : Sejarah, Budaya, dan Metulrgi/Agus Rasyid”.
“Agar golok Banten dapat diakui secara nasional dan internasional saya menggagas, mengusulkan dan mendaftarkan golok Banten ke UNESCO untuk menjadi warisan budaya dunia,” pungkasnya. (Bad)
