Fajarbanten.co.id — Dikelilingi perairan jernih di kawasan North Malé Atoll, Eri Maldives menghadirkan pengalaman eksplorasi bawah laut yang memikat bagi wisatawan, baik pemula maupun penyelam profesional. Resort ini memiliki house reef yang kaya akan kehidupan laut dengan empat titik akses langsung dari bibir pantai, sehingga memudahkan tamu untuk menikmati aktivitas snorkeling, diving pemula hingga penyelaman bersertifikat.
Keindahan house reef di Eri Maldives menjadi rumah bagi beragam biota laut yang hidup alami dan terjaga. Pengunjung dapat dengan mudah menemukan hiu karang sirip putih dan sirip hitam, nurse shark, penyu sisik (hawksbill turtle), pari mobula hingga spotted eagle ray yang berenang di antara kawanan ikan karang berwarna-warni.
Akses reef yang mudah dijangkau memungkinkan wisatawan melakukan eksplorasi berulang selama beberapa hari. Hal ini memberikan pengalaman berbeda dibanding sekadar penyelaman singkat, karena tamu dapat mengamati pola perilaku, habitat, hingga karakter unik masing-masing biota laut secara lebih mendalam.
Bertemu Penyu yang Menjadi “Penghuni Tetap”
Salah satu daya tarik utama di house reef Eri Maldives adalah keberadaan penyu hawksbill yang kerap terlihat hampir setiap hari. Tim penyelam resort sejauh ini telah mengidentifikasi sedikitnya 14 penyu berbeda berdasarkan pola cangkang, tanda fisik, hingga karakteristik unik masing-masing.
Beberapa penyu bahkan telah diberi nama seperti Rosie, Cara dan Anna. Ketiganya dikenal lewat motif cangkang khas, warna sisik yang unik hingga bercak alami pada tubuh mereka. Penyu-penyu ini rutin melintasi jalur karang yang sama dan telah menjadi bagian dari ekosistem house reef Eri Maldives.
Menariknya, resort juga mengajak para tamu ikut terlibat dalam upaya pendokumentasian penyu. Wisatawan yang menemukan penyu baru yang belum pernah tercatat akan diberi kesempatan untuk memberikan nama pada penyu tersebut.
Musim Pari Manta Jadi Momen Istimewa
Selain penyu, wisatawan juga berkesempatan menyaksikan kemunculan pari manta yang biasanya hadir pada periode Desember hingga April. Kawasan Bodu Hithi Thila, yang berjarak sekitar satu jam perjalanan menggunakan kapal dari resort, menjadi salah satu titik favorit pari manta berkumpul.
Pada musim tersebut, arus kaya nutrisi dan plankton menarik kawanan manta untuk datang ke area cleaning station. Pengunjung dapat melihat manta berenang anggun di dekat permukaan laut maupun berputar perlahan di sekitar terumbu karang. Musim ini dianggap sebagai waktu terbaik untuk menikmati aktivitas laut spektakuler di kawasan atol Maladewa.
Sensasi Menyelam Malam Hari
Pengalaman berbeda juga ditawarkan melalui aktivitas night snorkeling dan night diving di sekitar house reef Eri Maldives. Saat malam tiba, kehidupan bawah laut berubah drastis. Predator laut seperti hiu karang, trevally, moray eel hingga nurse shark mulai aktif berburu dan memperlihatkan perilaku yang jarang terlihat pada siang hari.
Melalui pengalaman ini, wisatawan diajak melihat sisi lain kehidupan laut yang lebih tenang namun penuh dinamika.
Dengan kekayaan ekosistem laut yang terjaga, kehadiran penyu penghuni tetap, musim pari manta hingga sensasi penyelaman malam, Eri Maldives menawarkan pengalaman eksplorasi bawah laut yang berkesan bagi setiap tamu yang datang. (*/yogi)
