Cuaca Panas Ekstrem, PT. WIKA Siap Antisipasi Kebakaran Lahan di Sepanjang Tol Serang-Panimbang

oleh 2 views

fajarbanten.co.id-Kebakaran lahan melanda sejumlah titik di area Right of Way (ROW) pinggir Tol Serang–Rangkasbitung pada Sabtu (22/8/2026). Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah dan sisa hasil pertanian oleh warga di sekitar lokasi.

Manajer Bidang Pemasaran & Pengembangan PT Wijaya Karya (WIKA) Serang Panimbang, Muhammad Albagir, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil investigasi awal bersama pihak kepolisian, terdapat oknum warga yang membakar sampah di dekat area tol. Kondisi cuaca yang kering membuat percikan api dengan cepat merambat ke vegetasi di sekitarnya.

“Dari pengamatan kami, kebakaran tidak mungkin terjadi tanpa adanya pemicu. Indikasi kuat berasal dari aktivitas warga yang membakar sampah atau sisa gabah. Faktor cuaca yang kering membuat api cepat merambat,” ujar pria yang akrab disapa Agi tersebut.

Titik kebakaran tersebar di dua hingga tiga lokasi dengan skala berbeda. Kebakaran berskala kecil sempat terekam kamera warga di sekitar KM 84, sementara area kebakaran paling besar berada di sekitar kawasan Junction Walantaka.

Meski tidak meluas ke badan jalan, kepulan asap tebal sempat menjadi tantangan utama karena berpotensi mengganggu pandangan pengemudi. Pihak pengelola tol bekerja sama dengan Polisi Jalan Raya (PJR) langsung terjun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan menekan risiko kecelakaan.

Proses pemadaman berlangsung cepat dan berhasil ditangani sepenuhnya oleh tim internal pengelola tol tanpa melibatkan pemadam kebakaran eksternal.

“Penanganan berjalan cepat, kurang dari dua jam api sudah berhasil dipadamkan oleh tim damkar internal dan kondisi saat ini sudah aman terkendali,” tambahnya.

Sebagai langkah pencegahan ke depan, PT Wijaya Karya Serang Panimbang mengintensifkan sosialisasi dengan merangkul para kepala desa dan lurah di sekitar jalur tol. Selain itu, pambagikan informasi serta imbauan larangan membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan akan diperbanyak di rest area serta titik-titik rawan kebakaran. (yogi)