TANGERANG — Dinas PUPR Provinsi Banten melalui UPTD Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (P.DAS) Cidurian-Cisadane terus melakukan pemeliharaan kawasan situ. Salah satunya melalui kegiatan babadan rumput di Situ Cihuni sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan fungsi kawasan situ.
Kegiatan pemeliharaan tersebut dilakukan dengan membersihkan dan memangkas rumput liar yang tumbuh di sekitar kawasan Situ Cihuni. Penataan ini dinilai penting agar lingkungan situ tetap terawat sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat di sekitar kawasan.
Kepala UPTD P.DAS Cidurian-Cisadane, Didik Purwanto, mengatakan pemeliharaan kawasan situ merupakan bagian dari tugas rutin dalam menjaga kondisi lingkungan dan fungsi sumber daya air.
“Babadan rumput ini merupakan bagian dari pemeliharaan kawasan Situ Cihuni. Kami ingin memastikan lingkungan sekitar situ tetap bersih, rapi dan terawat, sehingga fungsi situ dapat terus dipertahankan,” ujar Didik.l, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, keberadaan situ memiliki fungsi penting bagi lingkungan sehingga kondisi kawasan harus mendapat perhatian secara berkelanjutan. Kebersihan dan kerapian area sekitar juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat.
“Situ bukan hanya soal keberadaan air, tetapi juga ekosistem dan lingkungan di sekitarnya. Karena itu, pemeliharaan harus dilakukan secara rutin agar kawasan tetap nyaman dan terjaga,” katanya.
Pemeliharaan Dilakukan Secara Berkala
Sementara itu, Kasi Operasional dan Pemeliharaan UPTD P.DAS Cidurian-Cisadane, Nanang Fitriana, menjelaskan kegiatan babadan rumput menjadi salah satu bentuk pemeliharaan kawasan yang dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan vegetasi liar.
Menurut Nanang, rumput yang tumbuh tidak terkendali dapat membuat kawasan terlihat kurang terawat. Karena itu, pembersihan dan penataan dilakukan untuk menjaga kondisi lingkungan di sekitar situ.
“Pemeliharaan seperti babadan rumput perlu dilakukan secara berkala. Selain membuat kawasan lebih rapi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari menjaga lingkungan sekitar Situ Cihuni agar tetap bersih dan nyaman,” ujar Nanang.
Ia menambahkan, kegiatan operasional dan pemeliharaan tidak hanya berorientasi pada tampilan kawasan, tetapi juga mendukung keberlangsungan fungsi situ sebagai bagian dari sistem tata air dan lingkungan.
“Harapannya, dengan pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten, Situ Cihuni tetap terawat, lingkungannya sehat dan fungsi airnya dapat terus lestari,” katanya.
Dorong Kepedulian Bersama
UPTD P.DAS Cidurian-Cisadane juga mendorong masyarakat sekitar untuk ikut menjaga kebersihan kawasan situ. Pemeliharaan pemerintah akan lebih efektif apabila dibarengi kepedulian masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga lingkungan sekitar.
Didik menegaskan, menjaga situ bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pihak.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga kawasan yang sudah dipelihara. Jangan membuang sampah sembarangan dan mari bersama-sama menjaga lingkungan Situ Cihuni,” tuturnya.
Dengan kegiatan pemeliharaan tersebut, kawasan Situ Cihuni diharapkan tetap menjadi ruang lingkungan yang terawat, bersih dan nyaman sekaligus mampu mempertahankan fungsi ekologisnya.
Situ terawat, lingkungan sehat, air tetap lestari.(zher).
