FAJARBANTEN.CO.ID – Dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovslub) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten dengan mengusung tema “Melalui Musprovslub Pertina Kita Tingkatkan Kinerja Organisasi dan Prestasi Menuju PON XXII NTT-NTB Tahun 2028”, secara aklamasi Deden Apriandhi Hartawan yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten terpilih menjadi Ketua Umum Pengprov Pertina Provinsi Banten di Aula KONI Provinsi Banten. Minggu, 24 Mei 2026.
Wakil Ketua Umum II Pengurus Pusat Pertina, Shelly Selowati H Soejono berharap kepada Ketua terpilih dapat memajukan prestasi atlet tinju dari pengprov Pertina Banten serta membangun kerjasama antar seluruh pengurus demi kemajuan tinju.
“Saya berharap kepada Ketua terpilih dan jajaran Pertina Banten dapat lebih meningkatkan prestasi atletnya dan menambah kualitas dan kuantitasnya serta memperkuat kekompakan organisasi Pertina yang solid untuk membentuk gerakan-gerakan atau pun kegiatan organisasi tinju,” ucapnya.
Oleh karena itu, Shelly meminta kepada Pertina Banten agar lebih konsisten berperan aktif mengikuti kejuaraan-kejuaraan tingkat regional maupun nasional, bahkan menggelar pertandingan-pertandingan baik tingkat daerah maupun nasional.
“Kebetulan akhir tahun ini rencananya akan dilaksanakan kejuaraan Sarung Tinju Emas (STE) yang sudah sekian tahun tidak dapat dilaksanakan. Ini merupakan momen yang tepat bagi Pertina Banten untuk menjadi tuan rumah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pertina Banten terpilih Deden Apriandhi Hartawan mengungkapkan, bahwa Pertina Banten dalam dua kali PON terakhir belum pernah mendapatkan medali. Oleh sebab itu, hal tersebut menjadi motivasi dirinya untuk kembali membawa medali di PON mendatang. “Saya akan berusaha keras agar di PON tersebut paling tidak bisa mendapatkan medali,” pungkasnya.
Lebih lanjut Deden mengatakan, agenda Pertina Banten tahun ini cukup banyak. “Karena dalam waktu dekat kita juga harus mengevaluasi hasil Popda, terus akan menghadapi Porprov yang akan datang, disamping itu agenda-agenda nasional juga akan dilaksanakan di provinsi Banten. Itu menjadi agenda kita tentu sebagai tuan rumah,” jelasnya.
Langkah awal, Deden akan melakukan mitigasi potensi maupun masalah-masalah yang ada.
“Kenapa selama ini belum memperoleh medali di PON, jangankan emas, perunggu saja tidak. Nanti kita akan mitigasi, sehingga ke depan kita tahu masalahnya. Karena kata guru saya, kalau kita sudah tahu masalah kita artinya sudah bisa menyelesaikan 50 persen dari masalah itu sendiri,” katanya. (Bad)
